Tuesday, May 28, 2019

Persija tidak sekalipun memainkan laga kandang Liga 1 2019 selama bulan Ramadan



Persija tidak sekalipun memainkan laga kandang Liga 1 2019 selama bulan Ramadan.
Persija Jakarta dipastikan bakal bertandang ke markas Bali United, Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, 31 Mei nanti, pada pekan ketiga Liga 1 2019.
Sebenarnya, tim ibu kota merupakan tuan rumah pada laga tersebut, namun akhirnya bertukar status dengan Bali United karena terkendala perizinan keamanan.
Situasi tersebut membuat Persija melakoni tiga laga awal Liga 1 musim ini dengan status away. Yang artinya, tak sekalipun Persija bermain sebagai tuan rumah selama Ramadan.
“Sedikit mempengaruhi psikologi apalagi ada tiga away yang kami jalani. Mengingat, pemain berpikiran laga ini sebenarnya Persija bermain di kandang terlebih dahulu maka libur lebaran lebih enak," kata kata Ismed Sofyan.
"Tapi ini sepakbola. Situasi negara lagi tidak kondusif jadi mau tidak mau kami harus menjalani laga ini walaupun kami harus bermain away," sambung bek kanan yang juga merupakan kapten Persija itu.
Dari dua laga yang sudah dilakoni Persija sejauh ini, mereka baru mampu mengoleksi satu poin dari laga melawan Barito Putera. Sementara Bali United masih sempurna, dengan enam poin dari dua penampilan.

Berita Persebaya Surabaya: Djadjang Nurdjaman Sebut Hari Nur Yulianto Pemain Fantastis


Hari Nur Yulianto jadi sosok pembeda di lini serang PSIS, saat membekap Persija.
Pelatih Persebaya Surabaya, Djadjang Nurdjaman, mewaspadai ketajaman striker milik PSIS Semarang, Hari Nur Yulianto. Kedua tim akan bentrok pada pekan ketiga Liga 1 2019, 30 Mei, di Stadion Gelora Bung Tomo.
Hari Nur menjadi aktor pembeda ketika PSIS mampu mengalahkan Persija Jakarta di pekan kedua lalu. Persija sudah unggul satu gol lebih dulu, namun Hari Nur mencetak dua gol beruntun dalam waktu kurang tiga menit.
"Mereka tim bagus, bisa mengembalikan keadaan, artinya mereka punya semangat. Kemenangan itu modal penting mereka karena punya motivasi tinggi sebelum melawan kami di Surabaya," ucap Djanur, sapaan Djadjang.
”Saya pikir ia [Hari Nur] pemain fantastis, ia cukup tajam, punya naluri. Ia salah satu ancaman terbesar yang dimiliki PSIS," sambung mantan pelatih Persib Bandung dan PSMS Medan tersebut.
Dalam dua pekan awal ini Persebaya belum bisa meraih tiga poin penuh. Mereka dikalahkan Bali United pada pekan pembuka, lalu harus puas berbagi poin dengan Kalteng Putro, pada gameweek kedua.
”Kami memiliki semangat menang, karena kami butuh poin, kami harus kasih kepercayaan pada pemain. Kami harus bermain lepas dan menunjukkan gaya kami. Mereka juga pasti banyak memikirkan tim kami."
Sumber : 

Saturday, May 25, 2019

Simon McMenemy Panggil Irfan Jaya ke Timnas Indonesia Hadapi Yordania

Simon McMenemy Panggil Irfan Jaya ke Timnas Indonesia Hadapi Yordania
Skuat Timnas Indonesia asuhan Simon McMenemy tengah berlatih fisik.

Pemain sayap Persebaya Surabaya, Irfan Jaya, kembali dipanggil Timnas Indonesia dalam pemusatan latihan jelang uji coba internasional, FIFA Matchday pada bulan Juni 2019.

Timnas besutan Simon McMenemy itu akan menggelar laga uji coba lawan Yordania pada Selasa (11/6/2019) dan Vanuati pada Sabtu (15/6/2019).

Uji coba internasional itu digelar jelang lakoni Kualifikasi Piala Dunia 2022, juga kualifikasi Piala Asia 2023, yang akan dimulai bulan September 2019 nanti.

Ini kali pertama Irfan Jaya kembali dipanggil Timnas Indonesia setelah dilatih Simon McMenemy.

Ia termasuk dalam 26 pemain yang akan jalani pemusatan latihan di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang.

Sebelumnya, pemain 23 tahun itu selalu menjadi langganan saat timnas masih dilatih Luis Milla.

"Senang sekali bisa dipanggil timnas lagi, bersyukur saya dipanggil pemusatan lagi," terang Irfan Jaya setelah ikuti latihan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Kamis (23/5/2019).

Meskipun diakui Irfan Jaya, dirinya pasti butuh adaptasi lagi.

Tak sendiri, dari Persebaya Surabaya juga ada dua nama lain, Hansamu Yama dan Ruben Sanadi.

"Ini masih seperti tahap seleksi, jadi tunjukin nanti di sana. Apalagi pelatih baru timnas, belum pernah dilatih sama coach Simon, jadi ya harus adaptasi lagi," tambahnya.
Dipaggil untuk pertama di bawah kepelatihan Simon Mcmenemy, disampaikan Irfan Jaya, tak ada persiapan khusus.

Menurutnya, yang paling penting adalah kesiapan fisik yang ia terus matangkan dalam sesi latihan Persebaya.

"Pastinya saya latihan dari sini (Persebaya). Mempersiapkan mental dan stamina fisik nanti di sana bisa bersaing dengan pemain-pemain lain," papar pemain asal Bantaeng, Sulawesi Selatan, tersebut.

Dijadwalkan Irfan Jaya akan bergabung dengan Timnas Indonesia pada Jumat (31/5/2019).
Jadwal ini molor sehari dari jadwal yang ditetapkan timnas yakni Kamis (30/5/2019).

Itu tak lain karena pada Kamis (30/5/2019), Persebaya Surabaya masih menjamu PSIS Semarang di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya.

"Katanya itu (terlambat), tapi coach Djanur katanya dia bilang gak apa-apa main dulu, baru nanti ke sana," pungkasnya.
Sumber : http://www.tribunnews.com/superskor/2019/05/24/simon-mcmenemy-panggil-irfan-jaya-ke-timnas-indonesia-hadapi-yordania?page=all

Belum Bisa Main di Liga 1 di Persib, Ini Kata Fabiano Beltrame Soal Kualitas Tim Liga 2 Indonesia

Belum Bisa Main di Liga 1 di Persib, Ini Kata Fabiano Beltrame Soal Kualitas Tim Liga 2 Indonesia
Fabiano Beltrame saat berlatih bersama pemain Persib Bandung.

Sriwijaya FC menjadi tim Liga 2 yang paling srius memakai jasa Fabiano Beltrame.

Manajemen tim berjuluk Laskar Wong Kito itu pun diketahui sudah menghubungi Fabiano secara personal.

Fabiano pun mengaku sudah dihubungi manajemen Sriwijaya sejak Selasa 21 Mei 2019.

Ia senang lantaran setidaknya selama setengah musim ini Ia tetap akan mendapat menit bermain.

Pemain yang tengah menunggu proses naturalisasi ini mengatakan bahwa sebenarnya tidak ada jurang yang dalam antara Liga 1 dan Liga 2.

Persaingan di Liga 2 pun, kata Fabiano akan berjalan ketat.

"Tidak apa-apa saya pikir yang penting main. Kemarin juga ada pemain dari sini yang pindah ke Liga 2, dan saya lihat level Liga 2 tidak terlalu berbeda jauh," ujar Fabiano saat ditemui di Stadion Sport Jabar, Rabu (22/5/2019.

"Cuma beda dari segi divisi, sama tim yang bertanding, dan di situ terlihat klub mana yang memang berniat kembali lagi ke divisi 1 (Liga 1) atau tidak. Intinya, sekarang saya ikut maunya manajemen aja seperti apa."

Sebagai pemain, Fabiano mengaku butuh bermain dalam pertandingan, tidak bisa hanya terus menjalani latihan.

"Ya, semua pemain, ingin main di pertandingan. Tapi itu momentum, saya harus tunggu juga, bukan karena saya tidak mau main, cuma karena kemarin (naturalisasi) belum selesai," katanya.

Fabiano kini tengah menunggu keputusan dari manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB).

Sebagai pemain professional ia siap menerima apapun keputusan nantinya.

"Ya, saya pikir kalau saya tetap di sini saya bisa kompak sama rekan setim, kami sudah akrab sekali, sekarang tergantung apa yang akan diputuskan manajemen. Saya secara personal ikut (keputusan manajemen)," ucapnya.

Batal ke Sriwijaya FC

Pemain anyar Persib Bandung, Fabiano Beltrame, batal bergabung dengan Sriwijaya FC.
Dari hasil komunikasi antara kubu Sriwjaya FC dengan Persib Bandung, Fabiano Beltrame disebut bertahan bersama Maung Bandung.

Konfirmasi soal nasib Fabiano Beltrame itu disampaikan Ketua Tim Perekrutan Pemain Sriwijaya FC, Hendri Zainuddin, yang mengaku sudah berbicara dengan manajemen Persib Bandung.

Sebelumnya, pemain berdarah Brasil yang sedang dalam proses naturalisasi itu dikabarkan akan dipinjamkan ke klub Liga 2
Fabiano Beltrame pun segera menjadi incaran Sriwijaya FC.

Keputusan Persib untuk tetap menggunakan jasa Fabiano Beltrame meski belum bisa bermain karena alasan belum rampungnya naturalisasi, jadi faktor batalnya peminjaman ke Sriwijaya FC.

“Tidak jadi (Fabiano Beltrame ke Sriwijaya FC ). Katanya mereka mau pakai (jasa) Fabiano sendiri,” kata Hendri, Kamis (23/5/2019).

Sebelumnya diberitakan Sriwijaya FC yang Laskar Wong Kito mengklaim sudah menemukan kata sepakat dengan pemain asal Brasil itu.

Fabiano Beltrame tercatat sebagai pemain Persib Bandung yang hingga kini belum didaftarkan lantaran masih berstatus asing, sementara slot pemain asing Persib Bandung sudah cukup.

Proses naturalisasi pemain bertahan itu belum selesai, sementara pendaftaran untuk pemain di Liga 1 akan berakhir beberapa hari lagi.

Untuk itulah manajemen Persib Bandung berencana meminjamkan Fabiano Beltrame ke klub Liga 2 yang pendaftaran pemainnya hingga pertengahan Juni mendatang. Jika tidak, maka sang pemain akan terparkir selama satu putaran.

Hingga saat ini manajemen Persib Bandung belum memutuskan klub mana yang akan “menampung” Fabiano Beltrame.

Inilah yang membuat Sriwijaya FC “jemput bola” untuk mendatangkan pemain usia 36 tahun itu.

Komunikasi denganFabiano Beltrame dilakukan langsung Hendri Zainuddin pada Selasa (21/5/2019) malam.

Hasilnya, Hendri langsung sampaikan melalui akun Instagramnya.

“Saya barusan (Selasa malam) komunikasi dengan mang @fabianobeltrame15. Prinsipnya dia setuju ke Sriwijaya FC,” kata Hendri.

Fabiano Beltrame tak keberatan

Sriwijaya FC menjadi tim Liga 2 yang paling serius memakai jasa Fabiano Beltrame. Manajemen tim berjuluk Laskar Wong Kito itu pun diketahui sudah menghubungi Fabiano Beltrame secara personal.

Fabiano Beltrame pun mengaku sudah dihubungi manajemen Sriwijaya sejak Selasa 21 Mei 2019, Ia senang lantaran setidaknya selama setengah musim ini ia tetap akan mendapat menit bermain.

Pemain yang tengah menunggu proses naturalisasi ini mengatakan, sebenarnya tidak ada jurang yang dalam antara Liga 1 dan Liga 2. Persaingan di Liga 2 pun, kata Fabiano akan berjalan ketat.

"Tidak apa-apa saya pikir yang penting main. Kemarin juga ada pemain dari sini yang pindah ke Liga 2, dan saya lihat level Liga 2 tidak terlalu berbeda jauh. Cuma beda dari segi divisi, sama tim yang bertanding, dan di situ terlihat klub mana yang memang berniat kembali lagi ke divisi 1 (Liga 1) atau tidak. Intinya, sekarang saya ikut maunya manajemen aja seperti apa," ujar Fabiano saat ditemui di Stadion Sport Jabar, Rabu (22/5/2019.
Sebagai pemain, Fabiano Beltrame mengaku butuh bermain dalam pertandingan, tidak bisa hanya terus menjalani latihan.

"Ya, semua pemain, ingin main di pertandingan. Tapi itu momentum, saya harus tunggu juga, bukan karena saya tidak mau main, cuma karena kemarin (naturalisasi) belum selesai," katanya.

Fabiano Beltrame kini tengah menunggu keputusan dari manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB). Sebagai pemain professional ia siap menerima apapun keputusan nantinya.

"Ya, saya pikir kalau saya tetap di sini saya bisa kompak sama rekan setim, kami sudah akrab sekali, sekarang tergantung apa yang akan diputuskan manajemen. Saya secara personal ikut (keputusan manajemen)," ucapnya.

Sumber : http://www.tribunnews.com/superskor/2019/05/24/belum-bisa-main-di-liga-1-di-persib-ini-kata-fabiano-beltrame-soal-kualitas-tim-liga-2-indonesia?page=all

Friday, May 24, 2019

Stefano Cugurra Teco bilang Paulo Sergio Harus Hati-hati Sudah Dapat Satu Kartu Kuning

Stefano Cugurra Teco bilang Paulo Sergio Harus Hati-hati Sudah Dapat Satu Kartu Kuning

Pelatih Bali United, Stefano Cugurra Teco.
Pemain Bali United harus berhati- hati saat hadapi Persija Jakarta, 31 Mei 2019, pada pekan ketiga Liga I Indonesia 2019.
Karena sejumlah pemain Bali United, telah mengantongi kartu kuning.
Paulo Sergio telah menerima dua kartu kuning.
Paulo Sergio
Paulo Sergio (bolasport.com)
Sementara sejumlah pemain seperti William Pacheco, Andhika Wijaya telah menerima masing masing satu kartu kuning.
Rawan bagi pemain kunci, Paulo Sergio.
Jika dirinya mendapat kartu kuning kontra Persija Jakarta, maka absen kontra Kalteng Putra 15 Juni mendatang di laga away.
Karena Paulo Sergio telah mendapat tiga kartu kuning.
Terkait hal ini, Pelatih Bali United, Stefano Cugurra Teco tak peduli.
Ia minta pemain tetap bermain normal.
"Paulo sudah tahu jika dia kena kartu kuning dia tak akan bisa bermain lawan Kalteng Putera. Dia harus hati-hati. Kadang dalam laga kita punya satu titik atau dua titik untuk ambil keputusan," tegas Coach Teco.
Coach Teco tak ingin pemain terbebani dengan hal ini.
Bagi dia, semua diberikan kebebasan bagi pemain melakukan akselerasi.
"Pelanggaran atau tidak semua tergantung pemain. Tapi dia tahu, lebih hati hati sekarang," ujarnya.
Coach Teco telah teruji saat dua laga home.
Ini kali pertama Teco diuji pada laga away di Liga I Indonesia 2019.
Bisakah dia memberikan hasil terbaik seperti laga home?
Terkait kesiapan laga away, Coach Teco mengaku mental pemain telah siap tempur.
"Kesiapan laga away tentu semua tahu di Indonesia, saya pikir banyak tim berbeda saat main di home dan away.
Di Liga I Indonesia harus berubah, untuk kompetisi harus lebih bagus. Kita harus kasih latihan yang benar buat pemain, agar punya mental yang kuat saat away," ujarnya.

Karena menurut dia, Di sana banyak fans lawan yang akan memberikan tekanan kepada tim tamu, dan mereka di home bermain lebih menyerang.
"Harus mental siap saat main away. Supaya dapat banyak poin ketika away. Liga Indonesia kami harus berani dapat poin di luar juga," katanya.

Sumber : http://www.tribunnews.com/superskor/2019/05/24/stefano-cugurra-teco-bilang-paulo-sergio-harus-hati-hati-sudah-dapat-satu-kartu-kuning?page=2

Klasemen Liga 1 2019 Seusai PSM Makassar Vs Badak Lampung FC, Madura United Peringkat Pertama

Klasemen Liga 1 2019 Seusai PSM Makassar Vs Badak Lampung FC, Madura United Peringkat Pertama

Simak klasemen Liga 1 2019 pada Jumat (24/5/2019) malam.


Seusai laga PSM Makassar Vs Badak Lampung FC, Madura United masih menghuni peringkat puncak klasemen sementara Liga 1 2019.


Pada laga PSM Makassar Vs Badak Lampung FC digelar di Stadion Andi Mattalatta.


Hasil akhir laga PSM Makassar Vs Badak Lampung FC yakni 4-0.




Jalannya Pertandingan


Pemain Badak Lampung FC coba menekan sejak peluit kick off dibunyikan. Peluang pertama dari sepakan set-piece Vinicius Junior melebar tipis dari gawang Rivki Mokodompit.


Berbalik menyerang, Asnawi Mangkualam coba lepaskan sepakan dari dalam kotak penalti badak Lampung FC. Namun bola dapat diblok oleh pemain Badak Lampung.


Mendominasi jalannya pertandingan, pemain PSM acap kali kesalahan dalam komunikasi yang menyebabkan peluang terbuang sia-sia.





Serangan tim tuan rumah membuahkan hasil pada menit ke-16. Rasyid Bakri sukses membobol gawang Dikri Yusron setelah melewati beberapa pemain Badak Lampung FC.


Skor 1-0 untuk keunggulan tim tuan rumah.


Skema umpan-umpan jauh diperagakan pemain Badak Lampung FC, bertumpu pada Vinicius Junior sebagai terget men di lini depan masih dapat digagalkan pemain belakang PSM.


Jelang waktu paruh pertama usai, Zulham Zamrun sukses menggandakan keunggulan PSM menjadi 2-0.


Umpan mendatar dari tendangan Marc Klok berhasil dikonversikan menjadi gol oleh Zulham Zamrun setelah mengecoh penjaga gawang badak Lampung FC.



PSM Makassar tidak mengendorkan serangn mereka, 2 menit sisa waktu normal, M Rahmat cetak gol ketiga untuk tim Juku Eja.


Hingga babak pertama usai, PSM makassar unggul 3-0 atas Badak Lampung FC.


Selepas jeda turun minum, PSM mendapat peluang dari sepakan pojok, namun sundulan Rizky Pellu massih dapat ditangkap oleh Dikri Yusron.


Badak Lampung mendapat peluang dari Muhammad Fahri, namun sayang tendangannya masih melebar dari gawang Rivki.


Dominasi PSM di babak kedua tak kendor, upan silang dari Zulham Zamrun berhasil dikonversikan menjadi gol oleh Guy Junior.


Skor 4-0 untuk keunggulan tim tuan rumah.






Jelang waktu normal berakhir, tendangan set-piece Ferdinan Sinaga berhasil digagalkan Dikri Yusron.


Hingga babak kedua berakhir, PSM Makassar sukses mengatasi perlawanan tim tamu, Badak Lampung FC dengan skor telak 4-0.


Susunan Pemain


PSM Makassar


Rivki Mokodompit; Asnawi Mangkualam, Abdurrahman, Aaron Evans, Taufik Hidayat; Marc Klok, Rizky Pellu, Rasyid Bakri; M Rahmat, Zulham Zamrun, Guy Junior.


Pelatih: Darije Kalezic


Badak Lampung FC


Dikri Yusron, Kurniawan Karman, Miftah Sani, Zainal Haq, Kunihiro Yamashita, Akbar, Fernandinho, Marquinhos, Muhammad Fahri, Marcus Vinicius, Jefry.


Pelatih: Jan Saragih.






Berikut ini Klasemen Sementara Liga 1 2019:
tangkapan layar liga 1 2019

Sumber : http://www.tribunnews.com/superskor/2019/05/24/klasemen-liga-1-2019-seusai-psm-makassar-vs-badak-lampung-fc-madura-united-peringkat-pertama?page=3